Senin, 14 Februari 2011

Gardujati-_ku

Beberapa hari yang lalu aku melewati jalan Gardujati, dari arah Astanaanyar, menuju pertempat kebonjati dengan Gardujati. Pas di lampu merah Sudirman ssbelum menuju jalan Gardujati aku melihat kemacetan sudah cukup parah, dan setelah melewati jalan Sudirman aku baru melihat bahwa sepanjang jalan Gardujati menuju perempatan jalan Kebonjati sebelah kiri tampak diparkir berbagai kendaraan. Sudah jelas dari Gardujati menuju jalan Kebonjati arah larangan parkir, namun para pengemudi nampaknya tidak menghiraukan larangan parkir tersebut. Aku tidak tahu apa yang menyebkan mereka memarkir kendaraannya, bahkan petugas parkir sendiri seolah membiarkan mereka parkir.

Pak Polisi....dimana anda berada ? mengapa anda hanya berdiam di perempatan saja ? apakah anda tidak mengetahui betapa macetnya jalan ?
Tuan dan nyonya pemilik mobil, apakah anda tidak mempelajari etika mengemudi ? apakah anda tidak tahu jalannya macet ? mengapa anda seolah tidak peduli ? kemana rasa sosial anda ? oh Bandung-ku.....  betapa engkau menanggung beban dari Tuan dan Nyonya yang tidak pedulu lagi atas tertib lalu lintas

Tertib Lalu Lintas di Bandung

Bila pagi hari melihat ketertiban lalu lintas di kota tercinta, Bandung  betapa sedih dan memilukan tingkah laku pengemudi, baik pengendara sepeda motor, mobil (bahkan mobil-mobil mewah), angkot dan kendaraan lainnya. Mereka semua merasa menjadi raja jalanan tanpa lagi memperhatikan rambu lalu lintas dan etika berkendaraan, penerobosan lampu lalu lintas, pelanggaran rambu, mengambil jalur lain, bahkan bisa melawan arah;.